Fakultas Agama Islam UNU Blitar Lakukan MoA dengan Yayasan Al-Azhar

Pada hari Sabtu (13/8/2022) Fakultas Agama Islam Universitas Nahdlatul Ulama Blitar mengadakan perjanjian kerjasama Tri Dharma Perguruan Tinggi dengan Yayasan Al-Azhar Haji Nurkamdi Ponggok Blitar. Perjanjian kerjasama tersebut ditandatangani oleh Dr. Arif Muzayin Shofwan, M.Pd, selaku Dekan Fakultas Agama Islam Universitas Nahdlatul Ulama Blitar dan Hj. Siti Nurhidayah, S.Ag selaku Pimpinan YPP Al-Azhar Haji Nurkamdi Ponggok Blitar. Acara yang diselenggarakan di New De Koloniale Resto dan Coffee Blitar tersebut dihadiri sekitar empat puluh lima guru dari YPP Al-Azhar.

Sebelum penanadatanganan MoA, dilakukan seminar berjudul “Mendidik dengan Keteladanan dan Cinta” yang disampaikan oleh Dr. KH. Asyharul Muttaqin, M.Ag selaku Direktur YPP Darul Huda Wonodadi Blitar. Asyharul menyatakan bahwa guru harus tetap belajar meskipun sudah mengajar dan cara yang paling mudah belajar adalah dengan cara mengajar.

“Seorang guru adalah sosok yang digugu dan ditiru. Oleh karena itu, seorang guru harus mampu memberi keteladanan, mampu menyayangi dan mendoakan kebaikan kepada peserta didik. Seorang guru harus menguasai materi, metode, dan media pembelajaran. Seorang guru harus memiliki komitmen. Jangan setengah-setengah. Ikuti tata aturan organisasi keguruan” ungkap Asyaharul.

Di sisi lain, Asyharul menyatakan bahwa seorang guru harus mendidik peserta didik dengan cinta dan keteladanan. Jika seorang guru mendidik secara serampangan, maka peserta didik akan semakin tidak terkendali. Mendidik dengan cinta dan keteladanan harus dilakukan oleh seluruh guru, agar input, proses, dan outputnya benar-benar unggul.

Sementara itu, Arif menyatakan bahwa mendidik dengan hati itu sangat menyenangkan. Kekreatifan seorang guru akan muncul bila dia mendidik dengan hati dan cinta. Sudah selayaknya, seorang guru harus mendidik peserta didiknya dengan hati agar keberkahan selalu melimpah pada peserta didik.

“Mudah-mudahan kesepakatan kerjasama nanti bisa terealisasi dengan lancar. Bisa membawa dua lembaga menjadi lebih baik dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat”, ujar Dekan Fakultas Agama Islam UNU Blitar mengakhiri.