Dekan FAI UNU Blitar Buka Kuliah Praktikum Kesehatan

Pada hari Rabu (7/12/2022) Dr. Arif Muzayin Shofwan, M.Pd., selaku Dekan Fakultas Agama Islam Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Blitar memberikan sambutan dalam kuliah praktisi yang bertajuk “Kesehatan dan Gizi Anak Usia Dini”. Mata kuliah praktisi ini guna mendukung pada mata kuliah Kesehatan dan Gizi yang diampu oleh Raras Ayu Prawinda, M.Pd. Hadir dalam kuliah praktisi ini, Dessy Farantika, M.Pd., selaku Ketua Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini (PIAUD) UNU Blitar dan beberapa dosen lainnya.

Dalam sambutannya, Dr. Arif Muzayin Shofwan, M.Pd., menyampaikan bahwa kuliah praktisi merupakan kuliah yang menghadirkan nara sumber praktisi. Oleh karena, kuliah praktisi ini berkaitan dengan gizi dan kesehatan, maka dihadirkanlah praktisi kesehatan yang kompeten. “Ya tentu saja menghadirkan nara sumber yang kompeten pada masalah gizi dan kesehatan. Sebab masalah gizi bagi anak usia dini bahkan siapapun harus seimbang. Gizi seimbang mengandung zat gizi dalam jenis yang sesuai dengan kebutuhan tubuh”, ungkap Arif.

Sementara itu, dalam kuliah praktisi yang diikuti oleh semua mahasiswa Program Studi Anak Usia Dini (PIAUD) Universitas Nahdlatul Ulama Blitar ini, nara sumber pertama Roni Nurdianto, S.Tr.Gz., (Staf Kesehatan dan Gizi Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar) menyatakan bahwa gizi kesehatan pada anak usia dini harus mendapatkan perhatian khusus, sebab saat usia dini inilah patokan kembang tumbuh anak untuk selanjutnya. Sedangkan dr. Bagus Satrio Pambudi (Dokter Umum Puskesmas Udanawu Blitar) menyatakan bahwa permasalahan gizi dan tumbuh kembang anak selalu berkaitan, oleh karenanya harus menjadi perhatian khusus.

“Mudah-mudahan kegiatan kuliah praktisi ini benar-benar bisa membekali keilmuan bagi para mahasiswa Program Studi Anak Usia Dini UNU Blitar. Kuliah-kuliah praktisi semacam ini akan sering kami lakukan di lembaga tercinta ini. Sebab dengan menghadirkan praktisi-praktisi yang benar-benar terjun di lapangan akan menjadikan mahasiswa lebih mantap dalam mendapatkan sebuah ilmu pengetahuan. Mereka akan tambah yakin akan ilmu-ilmu pengetahuan yang diperoleh dari praktisi secara langsung”, ungkap Dessy Farantika, M.Pd. selaku Ketua Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) mengakhiri.