Resep Kaya Raya dalam Peringatan Isra\' Mi\'raj dan Satu Abad NU

Pada hari Jumat (10/02/2023) keluarga besar Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Blitar mengadakan Peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW, Memperingati Satu Abad Nahdlatul Ulama, dan Doa Bersama untuk memulai perkuliahan semester genap tahun ajaran 2022-2023. Acara tersebut diprakarsai oleh Muhammad Nu’man, M.H, selaku Ketua Lembaga Pendidikan dan Pengembangan Agama (LEPPA) UNU Blitar dan Abd. Rouf, M.A, selaku Ketua Program Studi Ilmu Al-Quran dan Tafsir.

Beberapa rangkaian dalam acara yang dilakukan di Masjid Graha NU Kabupaten Blitar tersebut, di antaranya khataman Al-Qur'an, shalawatan, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Subbanul Wathan. Setelah acara dibuka dengan bacaan Surat Al-Fatihah kemudian dilakukan Tahlil yang dipimpin oleh Dr. Arif Muzayin Shofwan, M.Pd., yang merupakan Dekan Fakultas Agama Islam.

Usai pembacaan tahlil, Muhammad Nu’man, M.H., dalam sambutannya mengajak kepada sivitas akademika UNU Blitar untuk memegang teguh pedoman Aswaja dan Ke-NU-an. Tradisi-tradisi Nahdlatul Ulama seperti tahlil, diba’an, manaqiban, istigatsah, dan semacamnya hendaknya terus dilakukan sivitas akademika UNU Blitar. 

“Insya Allah, pada pertemuan berikutnya kita akan launching Pusat Studi Aswaja dan Ke-NU-an. Sudah selayaknya perguruan tinggi UNU Blitar memiliki pusat studi semacam itu, yang nantinya digunakan untuk diskusi dan pengembangan nilai-nilai Aswaja dan Ke-NU-an ke depan”, ujar Muhammad Nu’man, M.H.

Sementara itu, dalam sabutan berikutnya Yaoma Tertibi, M.H., selaku Wakil Rektor II Bidang Manajemen Sumber Daya Manusia menyatakan bahwa semua sivitas akademika Universitas Nahdlatul Ulama Blitar harus peduli dengan keberadaan lembaga tercinta. Semua warga nahdliyin terutama sivitas akademika harus bangga dengan keberadaan UNU Blitar. 

Acara terakhir adalah mauidlah hasanah yang disampaikan oleh KH. Muhammad Ardani Ahmad Rais Syuriah PCNU Kabupaten Blitar. KH. Ardani menyampaikan bahwa Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW berisi tentang perintah shalat dari Allah SWT yang awalnya 50 rakaat menjadi 5 rakaat. Menurutnya, peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad bisa diambil hikmah sebagai resep untuk menjadi kaya. Baik kaya lahir maupun batin, kaya dunia maupun akhirat.

“Resep kaya dari hikmah Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW secara mudah dengan tiga langkah, yaitu: pertama, sat-set, yakni ketika waktunya shalat  harus segera dilakukan awal waktu, di mana hal ini melatih kedisiplinan dan semacamnya, kunci sukses untuk kaya adalah menjaga kedisiplinan; kedua, ora siyat-siyut, yakni jika ingin kaya tidak boleh ‘siyat-siyut’ maksudnya adalah harus memiliki komitmen dan amanah, setiap pekerjaan harus dilakukan dengan komitmen dan penuh amanah; ketiga, ora wedi mlarat, yakni seseorang harus sadar betul bahwa berasal dari Allah, tidak takut miskin bukan berarti akan menjadi miskin”, ungkap KH. Ardani dalam ceramahnya.