Tari Remong UNU Blitar dalam Peringatan Satu Abad Nahdlatul Ulama
Hari Senin (13/2/2023) Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Seni Abdi Sunan Kalijaga Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Blitar yang dibina oleh Ulfa Niswatul Khasanah, M.Si. dan M. Khoirul Setiawan, S.Si menampilkan Tari Remong dalam acara Tasyakuran Satu Abad Nahdlatul Ulama yang diadakan oleh PCNU Kabupaten Blitar di Lapangan Bendosewu. Acara yang diadakan selama tujuh hari tujuh malam tersebut dihadiri nahdliyin dan nahdliyat sekabupaten Blitar.
Tari Remong yang ditampilkan UKM Seni Abdi Sunan Kalijaga UNU Blitar dalam acara malam ini pada awalnya merupakan salah satu tarian untuk menyambut tamu yang diperankan satu orang atau lebih. Tari ini diciptakan oleh seniman Jombang yang biasa disebut dengan Cak Mo dan pernah menjadi gemblak dalam kelompok reog di Ponorogo. Pertunjukan Tari Remong biasanya menampilkan kisah seorang pangeran yang berjuang dalam sebuah medan pertempuran, sehingga kemaskulinan penari sangat dibutuhkan dalam tampilan tarian ini.
“Tari Remong yang ditampilkan dalam acara Tasyukuran Satu Abad Nahdlatul Ulama malam ini adalah tari remong gaya Suroboyoan. Dalam Tari Remong memang ada banyak gaya yang bisa dipilih dan ditampilkan, antara lain gaya Suroboyoan, Sawunggalingan, Malangan, Jombangan, dan lainnya. Namun, malam ini kami memilih gaya Suroboyoan, yang mana gaya ini pernah diperankan dua anggota UKM kami yang tampil malam ini dan mendapat juara tingkat nasional”, ungkap M. Khoirul Setiawan, S.Si., selaku Pembina UKM Seni Abdi Sunan Kalijaga UNU Blitar.
Ulfa Niswatul Khasanah, M.Si., yang juga merupakan Pembina UKM Seni Abdi Sunan Kalijaga UNU Blitar menambahkan bahwa dulunya Tari Remong digunakan sebagai pembuka dalam pertunjukan ludruk. Seiring perkembangan jaman tari ini menjadi tarian untuk menyambut tamu, khususnya tamu kenegaraan. Menurutnya, tari ini sering kali ditampilkan dalam festival kesenian daerah sebagai upaya untuk melestarikan budaya leluhur.
“Alhamdulillah, malam hari ini kami perwakilan UKM Seni Abdi Sunan Kalijaga Universitas Nahdlatul Ulama Blitar diberi kesempatan untuk menampilkan Tari Remong dalam rangkaian acara Tasyakuran Satu Abad Nahdlatul Ulama yang diadakan PCNU Kabupaten Blitar. Hal ini merupakan suatu kebahagiaan bagi kami. Kami berharap, mudah-mudahan NU di abad kedua nantinya bertambah maju, baik dalam pendidikan, seni, budaya, dan semacamnya. Itulah yang kami harapkan”, ujar Mukti Pangestu selaku Ketua UKM Seni Abdi Sunan Kalijaga sekaligus mahasiswa Program Studi Komunikasi Penyiaran Islam mengakhiri.