Potong Tumpeng dalam Tasyakuran Program Studi Psikologi Islam UNU Blitar

Pada hari Jumat (7/4/2023) Program Studi Psikologi Islam Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Blitar serangkaian acara bertajuk “Buka Bersama dan Tasyakuran” di Gedung YP Kelas F4 yang diikuti seluruh dosen dan mahasiswa prodi. Acara yang dimulai pukul 14.00 WIB tersebut diawali dengan Webinar Psikologi dengan tema “Peran Psikologi dalam Dunia Kerja” dan mengundang secara daring nara sumber Kholidatul Husna, M.Psi., Psikolog dari Kota Surabaya dan Albert Sugara, S.Psi Talent Acquisition PT Motasa Indonesia.

Beberapa acara setelah takjil dan shalat Maghrib secara berjamaah di antaranya: pembukaan, sambutan Ketua Panitia Kegiatan, sambutan Ketua Program Studi Psikologi Islam, pemotongan tumpeng, doa, dan kemudian dilanjutkan buka bersama.

Dalam sambutannya, H. Hengki Hendra Pradana, S.Psi., M.Psi selaku Ketua Program Studi Psikologi Islam UNU Blitar meminta maaf kepada para mahasiswa sebab selama tiga minggu berturut-turut Program Studi Psikologi Islam mempunyai hajat akreditasi. Sehingga, banyak waktu dan pikiran yang terfokus pada hajat tersebut.

Alhamdulillah hajat akreditasi Program Studi Psikologi Islam sudah terealisasikan dengan menyandang predikat akreditasi baik. Pada saat ini, kami mengajak seluruh dosen dan mahasiswa Program Studi Psikologi Islam untuk mensyukurinya dimulai dengan kegiatan webinar hingga berbuka bersama. Mudah-mudahan ke depan prodi ini terus berkembang pesat dan semakin berkah”, ujar H. Hengki Hendra Pradana.

Sementara itu, Dr. Arif Muzayin Shofwan, M.Pd selaku Dekan Fakultas Agama Islam banyak menyinggung seragam berwarna hitam yang dipakai seluruh mahasiswa Program Studi Psikologi Islam. Menurutnya, warna hitam merupakan simbol bahwa jurusan psikologi Islam harus berani memasuki ruang-ruang hitam sekalipun.

“Ruang-ruang hitam adalah ruang-ruang yang penuh problema, di mana mahasiswa Program Studi Psikologi Islam akan banyak berhadapan dengan orang-orang yang memiliki masalah mental atau psikis. Oleh karena itu, mahasiswa Program Studi Psikologi Islam harus menyiapkan diri sedini mungkin, agar setelah lulus nantinya bisa bermanfaat pada profesi pribadi dan lingkungan sekitarnya”, ungkap Dr. Arif Muzayin Shofwan.

Selanjutnya pemotongan tumpeng dilakukan oleh H. Hengki lalu diserahkan kepada Dr. Arif, dan diteruskan acara doa serta berbuka bersama. Sebelum memimpin doa, Ustadz Zainal Rosyadi, M.Pd.I dosen agama Islam di Program Studi Psikologi Islam menambahkan bahwa warna hitam merupakan warna yang dipakai para sufi tingkat tinggi. Oleh karena itu, para mahasiswa harus menjaga simbol warna hitam tersebut dengan penuh tanggungjawab.